kunjungi juga www.fatullah.blogspot.com
SERANG – Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk Pemilihan
Gubernur Banten telah ditandatangani oleh Pemprov Banten, Komisi
Pemilihan Umum (KPU), dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu)
Provinsi Banten.
Menurut keterangan Komisioner KPU Banten, Syaiful Bahri, NPHD ditandatangani dalam acara rapat koordinasi persiapan di Hotel Jayakarta Anyer, Selasa (26/4/2016) malam. Adapun nilai yang tercantum dalam NPHD tersebut untuk KPU sebesar Rp150 miliar.
“Penandatanganan dilakukan oleh Asda I Pemprov Banten Anwar Mas’ud, Ketua KPU Banten Agus Supriyatna, dan Ketua Bawaslu Banten Pramono U Tantowi,” ujar Syaiful saat dihubungi melalui sambungan telepon seluler, Rabu (27/4/2016).
Menurut keterangan Syaiful, anggaran tersebut masih kurang dari
kebutuhan seluruh penyelenggaraan Pilgub. Mengacu pada perencanaan
anggaran kebutuhan keseluruhan hingga Rp300 miliar.
“Karena itu saya berharap, sisanya ketika APBD perubahan diketuk, anggaran dicairkan. NPHD ditandatangani juga uangnya mah belum ada,” ujarnya, Rabu (27/4/2016).
Anggaran Rp150 miliar tersebut diprediksi oleh Syaiful hanya cukup hingga Oktober 2016 mendatang. Anggaran tersebut untuk menghonor penyelenggara, PPK, PPS, sosialisasi, launching Pilkada, dan pengadaan alat sosialisasi. “Jadi kami berharap sebelum Oktober sisanya bisa dicairkan,” ujarnya. (Bayu)
dikutip dari Radar Banten
Menurut keterangan Komisioner KPU Banten, Syaiful Bahri, NPHD ditandatangani dalam acara rapat koordinasi persiapan di Hotel Jayakarta Anyer, Selasa (26/4/2016) malam. Adapun nilai yang tercantum dalam NPHD tersebut untuk KPU sebesar Rp150 miliar.
“Penandatanganan dilakukan oleh Asda I Pemprov Banten Anwar Mas’ud, Ketua KPU Banten Agus Supriyatna, dan Ketua Bawaslu Banten Pramono U Tantowi,” ujar Syaiful saat dihubungi melalui sambungan telepon seluler, Rabu (27/4/2016).
“Karena itu saya berharap, sisanya ketika APBD perubahan diketuk, anggaran dicairkan. NPHD ditandatangani juga uangnya mah belum ada,” ujarnya, Rabu (27/4/2016).
Anggaran Rp150 miliar tersebut diprediksi oleh Syaiful hanya cukup hingga Oktober 2016 mendatang. Anggaran tersebut untuk menghonor penyelenggara, PPK, PPS, sosialisasi, launching Pilkada, dan pengadaan alat sosialisasi. “Jadi kami berharap sebelum Oktober sisanya bisa dicairkan,” ujarnya. (Bayu)
dikutip dari Radar Banten
Tidak ada komentar:
Posting Komentar