kunjungi juga www.fatullah.blogspot.com
Materi
Perkuliahan Sistem Politik Indonesia
Sistem
politik terdiri dari tradisional, transisi dan modern
Sistem
politik itu sangat luas namun bila diringkaskan bisa dilihat dari dua sudut
pandang yatu kultur (budaya) atau struktur (lembaga).
BUDAYA
POLITIK
Budaya
politik adalah pola tingkah laku individu dan orientasinya terhadap kehidupan
politik.
Budaya
politik berbeda dengan peradaban politik yang lebih dititiktekankan pada
teknologi.
Budaya
politik dilihat dari perilaku politik masyarakat antara mendukung atau antipati
juga perilaku yang dipengaruhi oleh orientasi umum atau opini publik.
Tipe budaya
politik
1. Budaya
parokial yaitu budaya politik yang terbatas pada wilayah tertentu bahkan
masyarakat belum memiliki kesadaran berpolitik, sekalipun ada menyerahkannya
kepada pemimpin lokal seperti suku.
2. Budaya
Kaula artinya masyarakat sudah memiliki kesadaran terhadap sistem politik namun
tidak berdaya dan tidak mampu berpartisipasi sehingga hanya melihat outputnya
saja tanpa bisa memberikan input.
3. Budaya
partisipan yaitu budaya dimana masyarakat sangat aktif dalam kehidupan politik.
4. budaya
politik campuran, maksudnya disetiap bangsa budaya politik itu tidak terpaku
kepada satu budaya, sekalipun sekarang banyak negara sudah maju, namun ternyata
tidak semuanya berbudaya partisipan, masih ada yang kaula dan parokial. Inilah
yang kemudian disebut sebagai budaya politik campuran.
Ketika
melihat budaya politik di Indonesia kita bisa melihat dari aspek berikut:
a. Konfigurasi
subkultur. Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa yang beragam, namun
semuanya sudah melebur menjadi satu bangsa sehingga tidak muncul kekhawatiran
terjadi konflik. Berbeda dengan india yang subkulturnya sangat beragam bahkan
terjadi sekat antar kasta.
b. Bersifat
Parokial kaula. Karena masyarakat Indonesia mayoritas masih berpendidikan
rendah maka budaya politiknya masih bersifat parokial kaula.
c. Ikatan
primordial, sentimen kedaerahan masih muncul apalagi ketika Otonomi Daerah
diberlakukan.
d. Paternalisme,
artinya masih muncul budaya asal bapak senang (ABS)
e. Dilema
interaksi modernisme dengan tradisi. Indonesia masih kuat dengan tradisi namun
modernisme mulai muncul dan menggeser tradisi tersebut sehingga memunculkan
sikap dilematis.
STRUKTUR
POLITIK
Politik
adalah Alokasi nilai-nilai yang bersifat otoritatif yang dipengaruhi oleh
distribusi serta penggunaan kekuasaan.
Kekuasaan
berarti kapasitas dalam menggunakan wewenang, hak dan kekuatan fisik.
Ketika
berbicara struktur politik maka yang akan diperbincangkan adalah tentang mesin
politik sebagai lembaga yang dipakai untuk mencapai tujuan.
Berdasarkan
jenisnya mesin politik terbagi dua yaitu :
1. Mesin
politik Informal
- Pengelompokan atas
persamaan sosial ekonomi
Golongan
petani merupakan kelompok mayoritas (silent majority)
Golongan
buruh
Golongan
Intelegensia merupakan kelompok vocal majority
- Persamaan jenis
tujuan seperti golongan agama, militer, usahawan, atau seniman
- Kenyataan
kehidupan politik rakyat seperti partai politik, tokoh politik, golongan
kepentingan dan golongan penekan.
2. Mesin
politik formal
Mesin politik formal berupa lembaga yang resmi mengatur
pemerintahan yaitu yang tergabung dalam trias politika :
- Legislatif
- Eksekutif
- Yudikatif
Fungsi
Politik
- Pendidikan
politik
- Mempertemukan
kepentingan atau mengakomodasi dan beradaptasi
- Agregasi
kepentingan yaitu menyalurkan pendapat masyarakat kepada penguasa, disini
penyalurnya berarti pihak ketiga
- Seleksi
kepemimpinan
- komunikasi
politik yaitu masyarakt mengemukakan langsung pendapatnya kepada penguasa
demikian pula sebaliknya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar