Kuliah Kerja
Mahasiswa (KKM) adalah bentuk kegiatan
pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan
dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu.Pelaksanaan kegiatan KKM
biasanya berlangsung antara satu sampai dua bulan dan bertempat di daerah
setingkat desa. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi di Indonesia telah mewajibkan setiap perguruan tinggi untuk melaksanakan KKM sebagai
kegiatan intrakurikuler yang memadukan tri dharma perguruan tinggi yaitu: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kuliah Kerja Mahasiswa merupakan Kegiatan
bagi Mahasiswa yang Jadwal waktu pelaksanaan dan lokasi Kuliah Kerja Mahasiswa
ditetapkan oleh Pihak STISIP Banten Raya. Lama waktu pelaksanaan kegiatan Kurang
lebih 30 hari efektif. Peserta KKM dibagi dalam kelompok, kelompok dan
masing-masing kelompok ditempatkan dalam satu desa serta melaksanakan KKM di Kampus
yang ditetapkan pada wilayah desa tersebut.
Dengan wahana Kuliah Kerja Mahasiswa ini, diharapkan
dapat mengaktualisasikan disiplin ilmu yang masih dalam tataran teoritis
terhadap realisasi praktis dengan bentuk pengabdian dan pendampingan langsung
kepada masyarakat, di samping penelitian yang dilakukan sebagai usaha
pengembangan ilmu yang didapat sebelumnya. Selain itu, Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM)
juga memiliki keterampilan dalam mengatasi dan mengeliminir masalah-masalah
yang terjadi di tengah masyarakat sebagai media untuk belajar membangun
hubungan yang integral dalam komunitas masyarakat, sebagai obyek utama yang
akan dihadapi kelak setelah menyelesaikan studi.
Walaupun pengabdian merupakan bentuk
konkrit dari Trias Akademika, dengan keterbatasan waktu dan materi, Kuliah
Kerja Mahasiswa (KKM) belumlah cukup untuk dijadikan target pengabdian yang
sebenarnya. Namun yang terpenting di sini adalah kita harus bisa menjadikan
pendidikan sebagai suatu prioritas utama bagi peserta KKM dengan menyeleksi
berbagai pengalaman, mulai dari berusaha untuk beradaptasi, bersosialisasi, dan
saling membantu dalam menjalankan berbagai program Kerja hingga memberikan
solusi terhadap problematika yang timbul dalam internal peserta KKM maupun
dalam komunitas Mahasiswa yang majemuk di Kampus. Hal ini dikarenakan
permasalahan dalam era pembangunan ini sangat komplek. Maka perlu adanya
penanggulangan secara pragmatis dengan keterlibatan aksi Mahasiswa dalam Kuliah
Kerja Nyata (KKN) yang signifikan dengan tujuan melatih para calon sarjana
untuk bekerja dengan baik dalam penanggulangan permasalahan secara sistematis
dan terarah.
Dengan demikian peserta KKM dapat
mengevaluasi dan mengukur akan kekurangan dan kelebihan masing-masing, paling
tidak dari pengalaman tersebut akan menjadi tolak ukur dan pembelajaran dalam
mempersiapkan generasi Ilmu Pengetahuan yang mampu berperan aktif dalam
membangun kehidupan masyarakat pendidikan yang dinamis, kreatif, dan berpola
pikir modern.
Tujuan Observasi
Tujuan observasi yang dilakukan oleh Mahasiswa
Kuliah Kerja Mahasiswa STISIP Banten Raya mempunyai tujuan untuk mengetahui
gambaran umum dan data wilayah yang lengkap dan akurat dari lokasi Kuliah Kerja
Mahasiswa. Lebih jauh lagi adalah bertujuan untuk mengetahui secara detail
potensi kendala atau masalah yang nantinya akan dihadapi dalam pelaksanaan
program Kuliah Kerja Mahasiswa.
Selain itu juga observasi ini mempunyai
tujuan untuk membentuk diri Mahasiswa menjadi Mahasiswa yang profesional, untuk
melatih Mahasiswa agar dapat berkomunikasi dan beradaptasi dengan pihak
masyarakat setempat dan pihak-pihak lainnya dengan baik. Dengan adanya
observasi ini Mahasiswa telah mengenal situasi dan kondisi meski hanya secara
umum, setidaknya itu merupakan awal yang baik untuk nantinya mengabdi dan
memberi pelayanan kepada masyarakat.
Pelaksanaan
Observasi
Observasi adalah salah satu rangkaian kegiatan yang tergabung dalam kelompok
Kuliah Kerja Mahasiswa , pada semua Jurusan di STISIP Banten Raya.
Secara umum pelaksanaan Observasi ditujukan
untuk tahap awal persiapan dari pelaksanaan program kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa
Mahasiswa dilokasi penempatan (Desa)
yang telah ditetapkan oleh Panitia Pelaksana dari STISIP Banten Raya. Kemudian
dengan diadakannya Observasi oleh kelompok yang telah ditentukan lokasi Kuliah Kerja Mahasiswanya adalah untuk
lebih memudahkan kepada setiap individu mahasisiwa mengenal lebih dekat situasi
lingkungan dan kondisi masyarakat dilokasi penempatan Kuliah Kerja Mahasiswa.
Setelah melaksanakan Observasi, secara khusus
setiap anggota Kuliah Kerja Mahasiswa dilokasi penempatan diharapkan memperoleh
bekal atau pengalaman untuk melanjutkan program yang mencakup perencanaan,
pengelolaan, dan pelaksanaan serta evaluasi.
Pencapaian tujuan Observasi pada akhirnya
mengacu kepada profesionalisme Mahasiswa yang mempunyai pengetahuan dan
pengalaman serta keterampilan yang selama ini diperoleh dalam study
diperkuliahan atau study lainnya.
Dalam buku panduan Kuliah Kerja Mahasiswa STISIP
Banten Raya tahun 2015. dijelaskan bahwa pelaksanaan observasi dilakukan
didaerah penempatan yaitu dimulai dari hari pertama
ketibaan dilokasi sampai pada hari ketujuh (satu
minggu) yaitu dari tanggal 12 Agustus s/d 14 Agustus 2015, akan tetapi ada
sedikit perbedaan yang berlaku, ada di beberapa lokasi Kuliah Kerja Mahasiswa,
kelompok-kelompok Mahasiswa ada yang mengambil kebijakan observasi ini
dilakukan sebelum tanggal ketibaan
dilokasi, dengan alasan yang bervariasi, karena telah terjadi sesuatu yang
tidak diingikan, namun tidak mematahkan semangat kami, Demikian pula halnya
yang dilakukan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa
yang ditempatkan di Desa Kurung Kambing.
Adapun bidang-bidang yang akan di observasi
oleh Peserta Kuliah Kerja Mahasiswa Desa Kurung Kambing diantaranya adalah:
1. Bidang Sosial Kemasyarakatan
2. Bidang Pendidikan
3. Bidang Pemerintahan
4. Bidang Olahraga
5. Bidang Keagamaan
6. Bidang Budaya
7. Bidang Ekonomi
Metode
1. Metode Pengumpulan Data
Untuk mendapatkan data yang diperlukan dalam
observasi ini, metode dan tehnik pengumpulan data dengan cara:
Ø Wawancara, yaitu dilakukan wawancara mendalam dengan
beberapa responden (Kepala desa, Sekdes, Perangkat Desa dan Tokoh-tokoh
masyarakat) serta responden yang terdapat dalam data primer.
Ø Pengamatan, yaitu mengamati langsung kelokasi yang
tujuannya untuk melihat langsung masalah dan gejala yang ada di lokasi Kuliah
Kerja Mahasiswa.
Ø Dokumentasi, yaitu mengadakan pencatatan dan pengumpulan
dari dokumen-dokumen yang ada pada responden, terutama yang berkaitan dengan
masalah lokasi Kuliah Kerja Mahasiswa.
2. Metode Pelaksanaan Program Kegiatan
Program yang telah di rencanakan akan akan dilaksanakan
dengan semaksimal mungkin, yaitu dengan cara berkelompok dan pembagian
tugas karena program yang telah diagendakan tidak mungkin bisa dijalankan tanpa
adanya kerjasama yang baik, anggota KULIAH KERJA MAHASISWA akan di bagi menjadi
dua kelompok dengan demikian dua program bisa berjalan seiring.
Demikian sedikit gambaran Observasi yang akan kita
laksanakan tanggal 13 Agustus 2015.
Terimakasih banyak, jika ada hal yang perlu ditanyakan
silakan hubungi langsung ke DPL.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar