Selasa, 11 Agustus 2015

PRA KULIAH KERJA MAHASISWA (PRA KKM)


Kuliah Kerja Mahasiswa  (KKM) adalah bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu.Pelaksanaan kegiatan KKM biasanya berlangsung antara satu sampai dua bulan dan bertempat di daerah setingkat desa. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi di Indonesia telah mewajibkan setiap perguruan tinggi untuk melaksanakan KKM sebagai kegiatan intrakurikuler yang memadukan tri dharma perguruan tinggi yaitu: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kuliah Kerja Mahasiswa merupakan Kegiatan bagi Mahasiswa yang Jadwal waktu pelaksanaan dan lokasi Kuliah Kerja Mahasiswa ditetapkan oleh Pihak STISIP Banten Raya. Lama waktu pelaksanaan kegiatan Kurang lebih 30 hari efektif. Peserta KKM dibagi dalam kelompok, kelompok dan masing-masing kelompok ditempatkan dalam satu desa serta melaksanakan KKM di Kampus yang ditetapkan pada wilayah desa tersebut.
Dengan wahana Kuliah Kerja Mahasiswa ini, diharapkan dapat mengaktualisasikan disiplin ilmu yang masih dalam tataran teoritis terhadap realisasi praktis dengan bentuk pengabdian dan pendampingan langsung kepada masyarakat, di samping penelitian yang dilakukan sebagai usaha pengembangan ilmu yang didapat sebelumnya. Selain itu, Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) juga memiliki keterampilan dalam mengatasi dan mengeliminir masalah-masalah yang terjadi di tengah masyarakat sebagai media untuk belajar membangun hubungan yang integral dalam komunitas masyarakat, sebagai obyek utama yang akan dihadapi kelak setelah menyelesaikan studi.
Walaupun pengabdian merupakan bentuk konkrit dari Trias Akademika, dengan keterbatasan waktu dan materi, Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) belumlah cukup untuk dijadikan target pengabdian yang sebenarnya. Namun yang terpenting di sini adalah kita harus bisa menjadikan pendidikan sebagai suatu prioritas utama bagi peserta KKM dengan menyeleksi berbagai pengalaman, mulai dari berusaha untuk beradaptasi, bersosialisasi, dan saling membantu dalam menjalankan berbagai program Kerja hingga memberikan solusi terhadap problematika yang timbul dalam internal peserta KKM maupun dalam komunitas Mahasiswa yang majemuk di Kampus. Hal ini dikarenakan permasalahan dalam era pembangunan ini sangat komplek. Maka perlu adanya penanggulangan secara pragmatis dengan keterlibatan aksi Mahasiswa dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang signifikan dengan tujuan melatih para calon sarjana untuk bekerja dengan baik dalam penanggulangan permasalahan secara sistematis dan terarah.
Dengan demikian peserta KKM dapat mengevaluasi dan mengukur akan kekurangan dan kelebihan masing-masing, paling tidak dari pengalaman tersebut akan menjadi tolak ukur dan pembelajaran dalam mempersiapkan generasi Ilmu Pengetahuan yang mampu berperan aktif dalam membangun kehidupan masyarakat pendidikan yang dinamis, kreatif, dan berpola pikir modern.

Tujuan Observasi
Tujuan observasi yang dilakukan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa STISIP Banten Raya mempunyai tujuan untuk mengetahui gambaran umum dan data wilayah yang lengkap dan akurat dari lokasi Kuliah Kerja Mahasiswa. Lebih jauh lagi adalah bertujuan untuk mengetahui secara detail potensi kendala atau masalah yang nantinya akan dihadapi dalam pelaksanaan program Kuliah Kerja Mahasiswa.
Selain itu juga observasi ini mempunyai tujuan untuk membentuk diri Mahasiswa menjadi Mahasiswa yang profesional, untuk melatih Mahasiswa agar dapat berkomunikasi dan beradaptasi dengan pihak masyarakat setempat dan pihak-pihak lainnya dengan baik. Dengan adanya observasi ini Mahasiswa telah mengenal situasi dan kondisi meski hanya secara umum, setidaknya itu merupakan awal yang baik untuk nantinya mengabdi dan memberi pelayanan kepada masyarakat.




 Pelaksanaan Observasi
Observasi  adalah salah satu rangkaian kegiatan yang tergabung dalam kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa , pada semua Jurusan di STISIP Banten Raya.
Secara umum pelaksanaan Observasi ditujukan untuk tahap awal persiapan dari pelaksanaan program kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa Mahasiswa  dilokasi penempatan (Desa) yang telah ditetapkan oleh Panitia Pelaksana dari STISIP Banten Raya. Kemudian dengan diadakannya Observasi oleh kelompok yang  telah ditentukan lokasi Kuliah Kerja Mahasiswanya adalah untuk lebih memudahkan kepada setiap individu mahasisiwa mengenal lebih dekat situasi lingkungan dan kondisi masyarakat dilokasi penempatan   Kuliah Kerja Mahasiswa.
Setelah melaksanakan Observasi, secara khusus setiap anggota Kuliah Kerja Mahasiswa dilokasi penempatan diharapkan memperoleh bekal atau pengalaman untuk melanjutkan program yang mencakup perencanaan, pengelolaan, dan pelaksanaan serta  evaluasi.
Pencapaian tujuan Observasi pada akhirnya mengacu kepada profesionalisme Mahasiswa yang mempunyai pengetahuan dan pengalaman serta keterampilan yang selama ini diperoleh dalam study diperkuliahan atau study lainnya. 
Dalam buku panduan Kuliah Kerja Mahasiswa STISIP Banten Raya tahun 2015. dijelaskan bahwa pelaksanaan observasi dilakukan didaerah penempatan yaitu  dimulai dari hari pertama ketibaan dilokasi  sampai pada hari ketujuh (satu minggu) yaitu dari tanggal 12 Agustus s/d 14 Agustus 2015, akan tetapi ada sedikit perbedaan yang berlaku, ada di beberapa lokasi Kuliah Kerja Mahasiswa, kelompok-kelompok Mahasiswa ada yang mengambil kebijakan observasi ini dilakukan  sebelum tanggal ketibaan dilokasi, dengan alasan yang bervariasi, karena telah terjadi sesuatu yang tidak diingikan, namun tidak mematahkan semangat kami, Demikian pula halnya yang  dilakukan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa  yang ditempatkan di Desa Kurung Kambing.
Adapun bidang-bidang yang akan di observasi oleh Peserta Kuliah Kerja Mahasiswa Desa Kurung Kambing diantaranya adalah:
1.      Bidang Sosial Kemasyarakatan
2.      Bidang Pendidikan
3.      Bidang Pemerintahan
4.      Bidang Olahraga
5.      Bidang Keagamaan
6.      Bidang Budaya
7.      Bidang Ekonomi   

Metode

1.  Metode Pengumpulan Data
Untuk mendapatkan data yang diperlukan dalam observasi ini, metode dan tehnik  pengumpulan data  dengan cara:
Ø  Wawancara, yaitu dilakukan wawancara mendalam dengan beberapa responden (Kepala desa, Sekdes, Perangkat Desa dan Tokoh-tokoh masyarakat) serta responden yang terdapat dalam data primer.
Ø  Pengamatan, yaitu mengamati langsung kelokasi yang tujuannya untuk melihat langsung masalah dan gejala yang ada di lokasi Kuliah Kerja Mahasiswa.
Ø  Dokumentasi, yaitu mengadakan pencatatan dan pengumpulan dari dokumen-dokumen yang ada pada responden, terutama yang berkaitan dengan masalah lokasi Kuliah Kerja Mahasiswa.

2.   Metode Pelaksanaan Program Kegiatan
Program yang telah di rencanakan akan akan dilaksanakan dengan semaksimal mungkin, yaitu dengan cara berkelompok dan pembagian tugas karena program yang telah diagendakan tidak mungkin bisa dijalankan tanpa adanya kerjasama yang baik, anggota KULIAH KERJA MAHASISWA akan di bagi menjadi dua kelompok dengan demikian dua program bisa berjalan seiring.
Demikian sedikit gambaran Observasi yang akan kita laksanakan tanggal 13 Agustus 2015.

Terimakasih banyak, jika ada hal yang perlu ditanyakan silakan hubungi langsung ke DPL.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengertian Administrasi Negara dan Hukum Administrasi Negara

kunjungi juga www.fatullah.blogspot.com M o d u l   1     PENDAHULUAN ...