Selamat siang,Puji Syukur kita panjatkan kepada Sang pencipta alam semesta beserta isiNYA Allah SWT.
Selanjutnya tidak berapa lama lagi kita akan mengadakan kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 2015. Suatu kebanggan yang tidak terhingga bagi saya ditunjuk sebagai DPL ditahun ini, karena biasanya seorang yang diberikan wewenang adalah Dosen Senior dikampusnya. Disamping itu, Tugas ini menjadi suatu ilmu tambahan buat saya karena ini baru pertama kali saya akan lakukan tetapi dengan amanah ini saya merasa optimis bisa melakukan dan menyelesaikannya, tidak lupa kepada Mahasiswa/i STISIP Banten Raya yang akan melaksanakan tugas ini dimohon berperan aktif demi terlaksan dan suksesnya kegiatan kita ini.
Berikut sedikit gambaran yang biasanya dilakukan dalam kegiatan KKM.
I. LATAR
BELAKANG
Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) adalah suatu
bentuk kegiatan mahasiswa yang merupakan cara interaksi mahasiswa dengan
masyarakat dan lingkungan sekitarnya, lahir dari animo mahasiswa yang merasa
perlu ikut serta dalam proses pembangunan. KKM muncul dari kesadaran bahwa
mahasiswa sebagai calon sarjana merupakan salah satu motor penggerak dalam
pembangunan nasional, mahasiswa dengan memanfaatkan sebagian waktu belajarnya
keluar dari lingkungan kuliah, perpustakaan dan bekerja di lapangan untuk
menerapkan ilmu yang diperolehnya untuk dipratekkan langsung di lapangan.
Cikal bakal kegiatan mahasiswa terjun ke
lapangan telah ada sejak dahulu, kemudian kegiatan mahasiswa lebih ditingkatkan
lagi setelah pada bulan Februari 1972 dengan adanya anjuran dan dorongan agar
mahasiswa lebih berupaya membangun desa dengan cara belajar dan bekerja dalam
waktu tertentu, tinggal dan membentuk masyarakat pedesaan, memecahkan persoalan
pembangunan pedesaan agar menjadi lebih maju.
Kuliah Kerja Mahasiswa ini merupakan bagian
integral dalam proses pendidikan yang merupakan usaha sadar untuk menyiapkan
mahasiswa melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan atau latihan agar mau dan
dapat melaksanakan perannya dimasa yang akan datang, sesuai dengan yang
diharapkan. Dengan demikian KKM merupakan proses pendidikan untuk mengamalkan
ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni secara melembaga langsung kepada
masyarakat dengan tujuan utama membentuk sarjana-sarjana siap pakai sekaligus
membantu proses pembangunan nasional.
II. MAKSUD
DAN TUJUAN
Maksud diadakannya Kuliah Kerja Mahasiswa
(KKM) ini adalah untuk membantu masyarakat pedesaan memecahkan persoalan,
masalah pembangunan desa dan juga merupakan salah satu wadah untuk melatih
mahasiswa sebagai calon sarjana agar dapat bekerja secara interdisipliner,
mampu menangani masalah secara pragmatis, mempunyai kemampuan sosialisasi dan
dapat survive dengan berbagai kondisi dan keanekaragaman masyarakat.
Dengan demikian melalui Kuliah Kerja Mahasiswa
(KKM) mahasiswa diharapkan mampu untuk menemukan, mengindentifikasikan,
merumuskan, dan mencari solusi yang tepat dalam rangka penyelesaian masalah
dalam suatu kondisi tertentu dengan lingkungan tertentu.
Secara Umum Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM)
mempunyai empat tujuan :
1. Mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang
berharga melalui keterlibatannya di dalam masyarakat pada proses pembangunan.
2. Mahasiswa mapu menerapkan ilmu yang
diperolehnya pada bangku kuliah ke lapangan kehidupan yang nyata.
3. Meningkatkan hubungan antara perguruan tinggi
dengan pemerintah daerah, instansi teknis, masyarakat daerah yang lebih maju
dengan masyarakat pedesaan, sehingga segala aspek penunjang maupun penghambat
pembangunan dapat dianalisa dan diusahakan untuk diatasi bersama.
4. Mempersiapkan dan mencetak kader-kader baru
pembangunan yang nantinya setelah menjadi sarjana diharapkan mampu menjadi
katalisator ataupun sebagai motor penggerak pembangunan.
III. SASARAN PROGRAM
A. Mahasiswa
1. Memperdalam pengertian terhadap cara fikir dan
bekerja secara interdisipliner sehingga dapat menghayati adanya ketergantungan
kaitan kerjasama antar sektoral.
2. Memperdalam pengertian dan penghayatan
terhadap pemanfaatan ilmu, teknologi, dan seni yang dipelajari bagi pelaksana
pembangunan.
3. Memperdalam penghayatan dan pengertian
terhadap kesulitan yang dihadapi masyarakat dalam pembangunan.
4. Memperdalam penghayatan dan pengertian terhadap masalah
pembangunan perkembangan masyarakat.
5. Mendewasakan cara berfikir serta meningkatkan
daya nalar mahasiswa melakukan penelaahan, perumusan, serta pemecahan masalah
secara pragmatis ilmiah.
6. Memberikan keterampilan kepada mahasiswa untuk
melaksanakan pembangunan masyarakat berdasarkan ilmu, teknologi, dan seni
secara interdisipliner.
7. Membina mahasiswa menjadi motivator,
dinamitator, dan problem solver.
8. Memberikan pengalaman belajar sebagai kader
pembangunan sehingga terbentuk sikap dan rasa cinta terhadap kemajuan
masyarakat.
B. Masyarakat Dan Pemerintah Daerah
1. Memperoleh bantuan tenaga, ilmu pengetahuan,
dan teknologi dan seni dalam merencanakan dan melaksanakan program pembangunan.
2. Memperoleh cara-cara baru yang dibutuhkan
untuk merencanakan dan melaksanakan pembangunan.
3. Memperoleh pengalaman dan menggali serta
menumbuhkan potensi swadaya masyarakat sehingga mampu berpartisipasi aktif
dalam pembangunan.
4. Terbentuk kader pembangunan dalam masyarakat
sehingga terjamin kelanjutan upaya pembangunan.
5. Memanfaatkan bantuan pemikiran mahasiswa dalam
melaksanakan program pembangunan yang bertanggung jawab.
IV. DASAR PENYELENGGARAAN
1. Undang-undang Dasar 1945
2. Undang-undang Nomor 2 Tahun 1989
3. Tap MPR No. IV/MPR/1078, tanggal 22 Maret 1978
4. Amanat Presiden Republik Indonesia pada bulan
Februari 1972
5. Tri Dharma Perguruan Tinggi.
6. Program Kerja KKM Tahun 2015 di
Desa Kurung Kambing
V. WAKTU PELAKSANAAN
Kuliah Kerja Masasiswa (KKM) Tahun 2015 di
Desa Kurung Kambing, dilaksanakan dari tanggal …sampai dengan …2015.
VI. PELAKSANA PROGRAM
Pelaksana program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tahun
2015 di Desa Kurung Kambing, pada tanggal … sampai dengan …2015 adalah
Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan Banten Raya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar